Showing posts with label Penyakit Kelamin. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Kelamin. Show all posts

UPAYA MENCEGAH TERTULARNYA PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PENYAKIT KELAMIN)

Posted by Dedy Saputra Wednesday, August 7, 2013 0 comments
Tindakan / upaya untuk mengurangi resiko tertularnya penyakit kelamin adalah dengan melakukan "KHITAN" bagi pria. Karena khitan telah terbukti dari berbagai penelitian akan mengurangi resiko tertular / menularkan penyakit menular seksual (MPS) termasuk Aids yang bisa mencapai angka 60%.

World Health Organization (WHO) telah mengeluarkan rekomendasi untuk dilakukannya khitan pada laki-laki yang salah satu keuntungannya adalah mengurangi resiko tertularnya laki-laki yang dikhitan terkena PMS atau penyakit menular seksual.

Berbagai manfaat khitan untuk pria adalah sebagai berikut :
1. Kebersihan, dengan dikhitan kulit kulup yang ada pada penis otomatis telah tidak ada. Dengan tidak adanya kulit yang menutupi kepala penis/glands penis, setelah habis buang air sisa-sisa kotoran yang mungkin masih menempel di kepala penis akan lebih diminimalisir selain akan lebih mempermudah membersihkannya.

2. Kesehatan, khitan telah terbukti dari berbagai penelitian akan mengurangi resiko tertular / menularkan penyakit menular seksual (MPS) termasuk Aids yang bisa mencapai angka 60%.

3. Meningkatkan kenikmatan hubungan seksual, walaupun masih berupa mitos di banyak negara khitan masih dianggap meningkatkan sensitifitas penis dalam menerima rangsangan dan kenikmatan berhubungan seksualnya.

4. Agama, di agama Islam khitan merupakan sebuah kewajiban setiap laki-laki. Pada orang-orang dewasa yang berpindah agama menjadi seorang muslim (mualaf) dengan dilakukannya khitan berarti telah gugurnya salah satu  kewajiban yang harus di lakukan untuk memenuhi salah satu syariat agamanya.

5. Sosial, pada orang-orang yang tinggal di daerah tertentu dengan mayoritas laki-lakinya melakukan khitan, pria dewasa yang melakukan penolakan untuk khitan bisa jadi bahan gunjingan atau cibiran di lingkungan dia tinggal. Dengan melakukan khitan tingkat penerimaan masyarakat pada orang tersebut untuk bersosialisasi akan mudah diterima karena mempunyai nilai sosial yang sama.

Baca Selengkapnya ....

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PENYAKIT KELAMIN)2

Posted by Dedy Saputra 0 comments
1. Kutil Kelamin
Penyakit ini tidak hanya bisa menular melalui hubungan seks. Kontak langsung dengan kulit juga bisa menyebabkan virus HPV (Human Papiloma Virus) menyebar sehingga menyebabkan penyakit kutil kelamin ini. Beberapa tipe kutil kelamin biasanya tidak berbahaya. Tapi ada juga beberapa yang bisa menyebabkan kanker serviks atau anus. Ciri-ciri penyakit ini munculnya bintil-bintil berwarna kemerahan dan bisa semakin membesar seperti tumor.

2. Kutu Kelamin
Bukan hanya rambut di kepala yang bisa terkena kutu. Hewan kecil tersebut juga dapat menyerang area kelamin yaitu di bulu pubic. Jenis kutu yang hidup di sana adalah Pubis Phthirus dan bentuknya seperti kepiting sehingga penyakit ini kerap disebut crabs. Kutu-kutu tersebut bisa dibasmi dengan lotion khusus. Gejala orang yang terkena kutu ini merasakan gatal yang intens di area bulu pubic. Menemukan adanya telur-telur kecil di area yang sama.

3. Gonorrhea
Gonorrhea atau sering disebut kencing nanah disebabkan oleh bakteri. Jika tidak diobati, penyakit ini bisa menyebabkan infertilitas pada pria maupun wanita. Untuk menghentikan infeksi, diperlukan konsumsi antibiotik sesuai resep dokter. Gejala mereka yang terkena penyakit ini adalah seperti namanya, pada pria akan keluar nanah saat buang air kecil. Sedangkan pada wanita, akan merasakan sakit di vagina dan panggul. Dia juga bisa mengalami spotting atau munculnya bercak. Gejala umum lainnya adalah merasakan sakit seperti terbakar saat buang air kecil.

4. Sifilis atau Raja Singa
Sebagian besar orang tidak menyadari gejala awal sifilis. Padahal penyakit ini cukup berbahaya. Tanpa pengobatan yang benar, penderita sifilis bisa mengalami kelumpuhan, kebutaan atau bahkan meninggal. Sifilis sebenarnya bisa diobati dengan antibiotik sesuai resep dokter. Gejala sifilis biasanya penderita akan merasakan bengkak tapi tidak terasa sakit di area genital atau anus. Penyakit ini akan semakin menyebar seiring kontak lansung dengan area yang bengkak atau kemerahan. Bercak kemerahan juga bisa timbul di beberapa bagian tubuh. Demam, kerontokan rambut dan kelelahan termasuk gejala lain dari sifilis. Pada tahap yang sudah parah, kerusakan pada organ tubuh seperti jantung, otak, hati, syaraf dan mata.

5. Chlamydia
Chlamydia merupakan penyakit menular seksual yang bisa menyebabkan ketidaksuburan jika tidak segera diobati dengan mengonsumsi antibiotik. Sayangnya seringkali orang tidak menyadari gejala penyakit ini. Pada pria, mereka yang terkena Chlamydia akan merasakan seperti terbakar dan gatal di ujung penis. Saat buang air kecil juga akan terasa sakit. Sedangkan pada wanita, dia akan merasa gatal di area vagina, berbau dan merasa sakit saat berhubungan seks serta buang air kecil.

6. Herpes
Sebagian besar kasus penyakit herpes disebabkan oleh virus yang disebut HSV-2 (Herpes Simplex Virus). Virus ini bisa menular melalui hubungan seksual atau kontak langsung dengan area yang terkena herpes. Saat terkena herpes, penderita akan merasakan gatal dan sakit di area genital, anus dan paha. Lama-kelamaan akan timbul bintil-bintil merah di area yang terkena herpes dan bisa pecah sehingga luka semakin melebar. Gejala herpes pada pria akan terlihat di bagian luar kelenjar dan batang penis, buah zakar atau daerah anus. Sedangkan pada wanita, lebih tersembunyi, pada daerah klitoris, labia minora, labia majora dan leher rahim.

7. HIV/AIDS
HIV menyebar melalui hubungan seks yang tidak terlindungi atau tanpa kondom, berbagi jarum suntik atau lahir dari ibu yang terinfeksi virus tersebut. Gejala dari penyakit ini bisa tidak diketahui selama bertahun-tahun. Sehingga diperlukan adanya tes darah untuk mengetahui ada atau tidaknya virus tersebut dalam tubuh. Pengobatan yang terus-menerus perlu dilakukan untuk mencegah penyakit yang makin serius karena virus ini. Gejala awal terkena HIV yang umumnya tidak dirasakan adalah demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit kepala, ruam di kulit dan mudah lelah.

8. Trikomoniasis
Trikomoniasis disebabkan oleh parasit yang menular melalui kontak seksual. Penyakit ini bisanya menyerang pria di area penis dan wanita di area vagina. Pria akan merasakan sakit seperti terbakar saat buang air kecil. Sedangkan wanita akan timbul bau tidak sedap dari area genitalnya. Dia juga akan merasakan gatal dan sakit saat buang air kecil atau berhubungan seks. Obat yang diresepkan dokter bisa mengobati penyakit ini.

9. Chancroid atau Syankroid
Penyakit ini ditularkan oleh bakter dan cukup umum di kawasan Afrika dan Asia. Area genital akan terasa sakit saat infeksi bakteri menyebar karena hubungan seks. Antibiotik bisa menyembuhkan infeksi tersebut. Saat terkena penyakit ini, pada pria, dia akan merasakan sakit di penis dan kemudian timbul benjolan yang bisa berisi nanah dan pecah. Pada wanita rasa sakit dan benjolan akan timbul di vagina bagian luar dan dalam.

10. Pelvic Inflammatory Disease (PID)
PID merupakan komplikasi dari penyakit menular seksual yang tidak diobati, terutama penderita chlamydia dan gonorrhea. Penyakit ini timbul ketika bakteri menyebar dan menginfeksi uterus dan organ reproduksi wanita lainnya. Diperlukan pengobatan segera untuk mencegah kesuburan wanita menjadi terganggu. Gejala penyakit ini merasakan sakit di perut bagian bawah, demam, sakit pinggang, sakit saat bercinta dan buang air kecil serta spotting.

Baca Selengkapnya ....
Ricky Pratama's Blog support EvaFashionStore.Com - Original design by Bamz | Copyright of Kesehatan alat vital Wanita Dan Pria.